detikfokus.com. Jakarta –Sebuah pesan renungan penuh makna disampaikan Ketua Umum Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Dr. Ipong Hembing Putra. Pesan tersebut berjudul _”Tidak Ada Suami Yang Jujur”_ dan kini viral serta menjadi bahan renungan bagi banyak keluarga.

Dalam pesannya, Dr. Ipong mengajak para istri dan keluarga untuk melihat lebih dalam pengorbanan seorang kepala keluarga yang seringkali tidak pernah diceritakan.

Berikut Narasi Lengkap Pesan Ketum PITI:

_Assalamualaikum Wr Wb._
_SALAM PERSAUDARAAN_

_TIDAK ADA SUAMI YG JUJUR_

_Taukah dirimu kalau suamimu mungkin sering dicaci maki bosnya?_

_Taukah dirimu kalau suamimu mungkin sering mendapat hinaan di luar sana?_

_Taukah dirimu mungkin suamimu bahkan baru saja mempertaruhkan nyawanya demi dirimu dan anak-anakmu?_

_Taukah dirimu kalau suamimu mungkin sering menahan lapar demi bisa pulang membawa uang._

_Sebelum engkau cemberut padanya, Hitunglah dulu telah berapa juta tetes keringat engkau peras dari tubuhnya._

_Sebelum engkau marah padanya, Tataplah lekat-lekat matanya, mungkin tanpa kamu sadari mata itu telah banyak mengeluarkan air mata demi melihat dirimu tersenyum._

_Ketahuilah, Bila sampai hari ini dia belum bisa memenuhi segala keinginanmu, itu hanya karena faktor keadaan._

_Tak seorang pun kepala keluarga yang tidak ingin melihat keluarganya bahagia._

_Sebagian ayah tak pandai menceritakan kepedihannya pada anak istrinya, ia telan sendiri._
_Ia tak mau anak istrinya tahu betapa susahnya ia berjuang.. Ia hanya ingin anak istrinya bangga terhadap dirinya, terhadap pekerjaannya.._

_Untuk para ayah di mana pun berada._
_Semoga lelahmu menjadi berkah, Amiin ya Allah.._

_SEMOGA BERMANFAAT – MENGAJAK UNTUK KEBAIKAN_

_Wassalam,_
Dr. Ipong Hembing Putra – KETUM PITI (Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia)

MAKNA MENDALAM TENTANG AYAH

Pesan ini dinilai sangat relevan dengan kondisi saat ini, dimana tekanan ekonomi dan sosial seringkali membuat seorang ayah harus berjuang ekstra keras di luar rumah.

Dr. Ipong melalui tulisannya ingin mengingatkan kembali pentingnya saling menghargai, menguatkan komunikasi dalam rumah tangga, dan menumbuhkan empati kepada sosok suami atau ayah yang selama ini memilih diam dalam lelahnya.

Banyak warganet yang mengaku tersentuh dan membagikan kembali pesan ini sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang keluarga.

Penulis : Tim            Editor : Tya