DETIKFOKUS.COM, KAPUAS, KALTENG Kondisi bangunan SD Negeri 1 Desa Tapen, Kecamatan Kapuas Tengah, Pujon, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, mendapat sorotan setelah adanya laporan dari salah satu orang tua murid mengenai kondisi bangunan sekolah yang dinilai sudah sangat memprihatinkan.

Informasi tersebut diterima Tim Investigasi Nasional Media Adhyaksa News Kalteng pada 27 September 2026. Salah seorang orang tua murid yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyampaikan bahwa kondisi gedung sekolah, khususnya bagian atap, mengalami kerusakan cukup parah.

Menurut keterangan orang tua murid tersebut, sejumlah bagian atap bangunan sudah mengalami kerusakan. Kondisi itu dikhawatirkan dapat mengganggu proses belajar mengajar, terutama ketika hujan turun, karena air berpotensi masuk ke dalam ruang kelas.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Investigasi Nasional Media Adhyaksa News Kalteng kemudian turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi bangunan SD Negeri 1 Desa Tapen sekaligus melakukan dokumentasi berupa foto dan video.

Dari hasil peninjauan di lapangan, tim menemukan adanya kondisi bangunan yang memang perlu mendapat perhatian serius, terutama pada bagian atap yang terlihat mengalami kerusakan. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena bangunan sekolah merupakan fasilitas utama bagi para siswa dan tenaga pendidik dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Persoalan ini diharapkan tidak dianggap sebagai persoalan biasa. Keselamatan dan kenyamanan siswa selama mengikuti proses pendidikan harus menjadi perhatian bersama, terlebih apabila kerusakan bangunan berpotensi mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Media Adhyaksa News Kalteng mendorong Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Pemerintah Kabupaten Kapuas, serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk turun langsung melakukan pengecekan dan memastikan kondisi sebenarnya bangunan SD Negeri 1 Desa Tapen.

Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa bangunan tersebut memang membutuhkan perbaikan atau rehabilitasi, diharapkan pemerintah dapat mengambil langkah sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku agar para siswa dapat belajar di lingkungan sekolah yang aman dan layak.

Tim Investigasi Nasional Media Adhyaksa News Kalteng juga menyatakan akan terus memantau perkembangan persoalan tersebut. Apabila laporan masyarakat tidak mendapatkan tindak lanjut dari pihak terkait, media akan mempertimbangkan untuk menyampaikan temuan tersebut kepada instansi pendidikan di tingkat yang lebih tinggi sesuai mekanisme yang berlaku.

Pendidikan merupakan hak setiap anak. Karena itu, kondisi sarana dan prasarana sekolah yang digunakan untuk proses belajar mengajar patut mendapat perhatian serius dari pemerintah dan seluruh pihak terkait. (Ratna) 

Editor : Koni Setiadi