Dipecat dan Ditahan, Polisi yang Sebabkan George Floyd Meninggal Juga Diceraikan Istri

Dipecat dan Ditahan, Polisi yang Sebabkan George Floyd Meninggal Juga Diceraikan Istrinya

Bagai jatuh tertimpa tangga, itulah yang dialami oleh Derek Chauvin, polisi Minneapolis yang menginjak leher George Flyod hingga menyebabkan pria kulit hitam itu meninggal dunia.

Derek telah dipecat dari kesatuannya dan telah ditahan. Terbaru, dia kini digugat cerai oleh sang istri, Kellie Chauvin.

Kellie langsung mengajukan gugatan cerai di hari yang sama ketika Derek dituntut dengan asal pembunuhan pada Jumat (29/5/2020).

“Dia telah mengajukan permohonan perceraian pernikahannya dengan Derek Chauvin,” kata Kantor Hukum Sekula, dilansir dari Daily Mail, Sabtu (30/5/2020).

“Sementara Ms. Chauvin tidak memiliki anak dari pernikahannya saat ini, dia dengan hormat meminta agar anak-anaknya, orang tuanya, dan keluarga besarnya diberikan keselamatan dan privasi selama masa sulit ini.”

Kelie Chauvin diketahui berdarah Laos dan merupakan mantan Mrs. Minnesota America.. Dia menikah dengan Derek Chauvin pada tahun 2010 silam. Mereka bertemu pertama kali di Pusat Medis Hennepin, dimana Kellie berprofesi sebagai ahli radiologi.

Kala itu, Derek membawa tersangka untuk pemeriksaan kesahatan. Ironisnya, di Pusat Medis Hennepin pula George Floyd dinyatakan meninggal dunia usai ditahan oleh Derek.

Kellie mengucapkan turut berbelasungkawa atas meninggalnya Floyd karena tindakan suaminya.

“Dia hancur oleh kematian Floyd dan simpatinya terletak pada keluarganya, dengan orang-orang yang dicintainya dan dengan semua orang yang berduka atas tragedi ini.”

Derek Chauvin sendiri terancam penjara hingga 25 tahun jika terbukti bersalah di pengadilan. Selain itu, tiga rekannya yang lain yaitu Thomas Lane, Tou Thao, dan J Alexander Kueng juga dipecat dari pekerjaannya.