
DETIK-FOKUS.COM, BENGKAYANG -Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani melalui Pos Koki Jagoi Babang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu menuju Indonesia melalui jalur tidak resmi di wilayah Desa Jagoi Babang, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.
Penindakan tersebut bermula dari informasi yang diterima Satgas Intelijen terkait dugaan pengiriman narkotika melalui jalur tikus di wilayah perbatasan. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Pos Koki Jagoi Babang yang dipimpin Sertu Umar Karepesina melaksanakan pengintaian dan penyekatan di lokasi yang telah ditentukan.

Pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 20.14 WIB, personel Satgas mendapati sebuah mobil Toyota Hilux berwarna silver bergerak keluar dari arah lokasi pengintaian. Saat hendak dihentikan, kendaraan tersebut melaju menuju arah Desa Jagoi Babang hingga akhirnya masuk ke samping rumah warga dan terjerembab. Personel kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan menemukan mobil tersebut telah ditinggalkan oleh pengemudinya.
Dari hasil pemeriksaan, personel Satgas menemukan 5 paket narkotika jenis metamfetamin atau sabu dengan berat keseluruhan 1.913,3 gram atau sekitar 1,91 kilogram. Barang bukti tersebut terdiri dari satu paket besar seberat 1.093,6 gram, dua paket sedang dengan total 784,7 gram, serta paket kecil dengan berat 31,8 gram dan 3,2 gram. Sebagian barang bukti dikemas menggunakan kemasan bertuliskan Guanyin Wang dan kemasan lainnya.

Selain narkotika, Satgas juga mengamankan satu unit Toyota Hilux warna silver, kunci kendaraan, satu tas hitam, dokumen identitas milik seorang pria dengan inisial P, uang tunai rupiah sebesar Rp634.500, uang Ringgit Malaysia sebesar RM198, serta sejumlah barang lainnya yang ditemukan di dalam kendaraan.
Status barang bukti narkotika dan kendaraan telah diamankan oleh Satgas untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan pihak terkait guna pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, terduga pelaku yang identitasnya ditemukan dalam kendaraan belum berhasil diamankan dan masih dalam proses pendalaman.
Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Letkol Arm Hanafi Solaeman memerintahkan jajarannya untuk berkoordinasi dengan Bea Cukai serta pihak terkait guna penanganan lebih lanjut terhadap temuan tersebut.
Keberhasilan ini menunjukkan komitmen Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani dalam memperketat pengawasan jalur-jalur tidak resmi di kawasan perbatasan serta mencegah masuknya narkotika ke wilayah Indonesia.(*)
*Kontak Media Penerangan Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonarmed19/BoganiK odam XIII/Merdeka
Ltd Ctp Juwito
Editor: Koni Setiadi



Tinggalkan Balasan