Waspada Ancaman Pedofil dan Predator Seks yang Targetkan Ibu Hamil di Sosial Media

0
308

Lagi-lagi media sosial digunakan untuk hal tidak terpuji.

Media sosial benar-benar bagaikan pisau bermata dua, bisa memberikan hal baik, namun juga hal buruk.

Penggunaan media sosial benar-benar harus diwaspadai, alih-alih untuk menyebarkan kebaikan, justru menjadi tempat perkumpulan orang-orang yang tidak baik.

Sebelumnya, kepolisian berhasil mengungkap grup di media sosial Facebook bernama Official Candy’s Groups ternyata berisikan pengguna Facebook dengan kelainan seksual.

Para pengguna Facebook tersebut diketahui sebagai orang-orang pedofilia.

Setelah sempat heboh dengan grup tersebut, kini para kaum hawa di media sosial kembali dibuat takut dengan beberapa pengguna Facebook yang memiliki kelainan.

Bukan pedofil, melainkan predator seks yang menyasar ibu hamil!

Hal ini terungkap oleh salah satu akun Facebook bernama Mei Ditte yang memposting kumpulan bukti eksistensi kelompok ini di sosial media FB.

Ia mengunggah lengkap dengan komentar-komentarnya yang sangat mengerikan.

Orang-orang yang memiliki kelainan seperti ini disebut sebagai Maiesiophilia.

Maiesiophilia ini merupakan satu kegemaran seseorang individu terhadap wanita yang tengah mengandung.

Golongan ini akan sentiasa bergairah dan berfantasi secara menyedihkan dengan hanya membayangkan gambar atau melihat secara langsung ibu-ibu hamil.

Bahkan ada beberapa pengguna Facebook ini yang sengaja candid atau mengambil foto ibu hamil ini secara diam-diam.

Duh horor!

Berikut ini cerita lengkapnya.

“Jijik, marah, dan dengan penuh emosi saya menemukan akun yang sangat bangga meng-upload foto-foto Ibu hamil yang entah mereka curi dari akun mana.

Bukan cuma mencuri, mereka bahkan dengan sengaja meng-candid ibu hamil dilingkungan (atau tanpa sengaja melihat) dan lalu mengunggahnya dalam akun media sosial mereka.

Saya juga menemukan beberapa dari mereka memfoto saudara atau tetangga dan meminta bolehkah mengelus perut ibu hamil tersebut! Jijik!” tulis status Mei di Facebook.

Mei melanjutkan:

“Pintarnya, kadang mereka menyusup dalam group-group Ibu-ibu dan berusaha berbaur dengan menggunakan akun-akun bayangan.

Meminta foto atau bertanya-tanya.

Mereka sengaja bernama perempuan dan memakai foto Ibu hamil.

Lalu berpura-pura sedang hamil.

Dari beberapa akun dibawahlah, saya sengaja mengintip pertemanan mereka dan menemukan fakta2 itu.

Bahkan ada sebuah Group dengan judul untuk Ibu Hamil, namun berisi predator maiesiophilia yang haus dengan foto dan video Ibu Hamil (yang sayangnya lupa saya capture).

Mereka bukan cuma haus video dan foto type porn seorang Ibu hamil.

Tapi mereka juga menyukai tampilan biasa Ibu-ibu hamil dengan daster, baju rumahan, atau Ibu hamil jenis apapun yang memiliki baby bump (yang menurut mereka seksi).

Rata-rata pun foto dan video yg mereka unggah sesederhana (tapi menjijikan) seperti foto dibawah.

Mungkin bisa jadi, penderita maiesiophilia ini tidak melakukan serangan fisik terhadap Ibu Hamil.

Tapi… Dengan banyaknya foto yang mereka curi membuat saya ngeri.

Ngeri sekali.

Merinding saya membayangkan jika di album mereka ada salah satunya foto saya, teman saya, atau saudara saya.

Melihat foto yang saya tidak kenal saja, saya hampir muntah!

Bayangkan saja senyum bangga kita memegang perut kita, perasaan berdebar-debar menunggu calon buah hati yang akan kita sayang menjadi santapan predator sakit jiwa. Miris!

Untuk para calon Ibu, berhati-hatilah dan bijaksana dalam mengunggah foto kehamilan. Untuk para calon ayah, harap lebih menjaga para istri.

Semua photo yang saya unggah hasil capture saya dengan sengaja saya buramkan terkecuali akun penderita maiesiophilia.

Mohon maaf jika pemandangan bisa sangat mengganggu dan membuat marah.

Jika masih penasaran sila mencari akun-akun mereka, stalking pertemanan mereka, dan anda bisa melihat sendiri betapa banyaknya akun serupa.”

Unggahan ini mendapat respon beragam dari netizen kaum hawa.

Nurhani Restu Umi, “YaaAllah aku marraaahh sampe pengen nangis”

Schunitta Astrid Handayani, “Naudzubillah. Pada gila yaa, segala ibu2 hamil dinafsuin. Hadeuuuuuh”

Hal ini merupakan hal yang menjijik, berfantasi dengan foto wanita hamil.

Makanya ladies, pikir ulang saat kalian hendak mengunggah foto masa kehamilan kalian ke media sosial.

Jangan sampai foto kalian justru digunakan orang-orang dengan perilaku menyimpang untuk memenuhi hasrat fantasi seks mereka.