Wacana Reshuffle Kabinet Kerja Jokowi Kembali Menguat

0
152

Setidaknya dalam pernyataan itu, Jokowi menyebut bahwa faktor kinerja menjadi alasan dasar perombakan itu terjadi.

Namun demikian, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi tidak menampik jika faktor politik turut menjadi pertimbangan dalam merombak kabinet.

“Kalau reshuffle tidak hanya kinerja. Saya kira perombakan juga mempertimbangkan persoalan dukungan politik dalam menyikapi kasus terkini,” ujarnya di salah satu televisi swasta, Minggu (23/4).

Johan Budi kemudian menjelaskan mengenai perombakan kabinet yang terjadi sebelumnya. Saat itu, reshuffle dilakukan melalui pertimbangan kinerja dan politik.

“Track record presiden dalam melakukan reshufle itu selalu tidak hanya pertimbangan-pertimbangan mengenai kinerja, tapi juga dalam politik. Bisa saja (kali ini) seperti itu,” ungkapnya.

Namun begitu, Johan enggan menyebut bahwa pertimbangan politik yang dimaksud berkaitan dengan gelaran Pilkada DKI Jakarta.

“Saya tidak tahu apakah pernyataan Presiden Jokowi (bisa) ditasirkan (berhubungan) dengan pilkada. Dalam konteks Kongres Ekonomi Umat, Presiden kan singgung berkaitan kinerja, mengenai sertifikasi tanah refomasi agraria,” pungkasnya.