Terkait Kasus E-KTP, Aburizal Bakrie Jadi Saksi Kasus e-KTP

Detikfokus.com –¬†Agar dapat menemukan titik terang, KPK memanggil sejumlah saksi terkait perkara¬†korupsi e-KTP. Mereka yang dipanggil di antaranya Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly hingga Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie (Ical).

Selain keduanya, KPK memanggil anggota DPR Mulyadi, eks pimpinan Banggar DPR Tamsil Linrung, serta eks Sekjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Diah Anggraeni. Mereka dijadwalkan diperiksa untuk tersangka keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, dan pengusaha Made Oka Masagung.

“Hari ini diagendakan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam kasus e-KTP dengan tersangka IHP (Irvanto Hendra Pambudi Cahyo) dan MOM (Made Oka Masagung), yaitu Aburizal Bakrie, Tamsil Linrung, Yasonna Laoly, Mulyadi, dan Diah Aanggraeni,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (2/7/2018).

Tamsil Linrung sebelumnya dua kali absen dari panggilan pemeriksaan sebagai saksi pada Juni lalu. Ini adalah penjadwalan ulang bagi Tamsil.

Sementara itu, Diah Anggraeni sudah bolak-balik diperiksa KPK terkait kasus ini. Diah sudah hadir memenuhi panggilan di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, sejak pukul 09.05 WIB.

Irvanto dan Made Oka telah ditetapkan tersangka kasus proyek e-KTP. KPK menduga Irvanto, yang merupakan keponakan Novanto, menerima uang sejumlah USD 3,5 juta. Uang tersebut diperuntukkan buat eks Ketua DPR Setya Novanto.

Sedangkan Made Oka diduga memiliki sejumlah perusahaan, yaitu PT Delta Energi, perusahaan SVP di bidang investasi di Singapura. Perusahaan itu diduga sebagai penampung dana untuk Novanto dengan jumlah total USD 3,8 juta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *