Tak Terima Diputusin, Pria ini nekat sebar foto bugil selingkuhan melalui medsos

Detikfokus.com – Sakit hati diputus oleh selingkuhannya, seorang pemuda berinisial Sn (24) warga Desa Mulusan, Kecamatan Paliyan, Kabupaten Gunungkidul nekat menyebar foto telanjang selingkuhannya yang berinisial S (31). Akibat perbuatan nekatnya ini, Sn pun harus berurusan dengan aparat kepolisian.
Kasatreskrim Polres Gunungkidul, AKP Riko Sanjaya menyebutkan peristiwa penyebaran foto telanjang korban S berawal saat korban dan pelaku sama-sama menjalin hubungan asmara. Padahal korban masih memiliki suami.

“Selama menjalin hubungan, baik korban maupun pelaku kerap melakukan komunikasi dengan panggilan video. Pelaku sering meminta korban untuk melakukan panggilan video sambil telanjang. Saat itu pelaku sempat menyimpan gambar dari panggilan video korban,” sebut Riko, Selasa (19/6).

Riko menyebutkan korban dan pelaku sempat menjalin hubungan asmara selama beberapa bulan. Korban, kata Riko kemudian menyadari hubungan yang dilakukannya dengan pelaku adalah salah dan ingin mengakhiri hubungan tersebut.

Korban, sambung Riko kemudian memutuskan untuk mengakhiri hubungan asmara terlarang tersebut. Sayangnya, keputusan korban mengakhiri hubungan ini mendapatkan penolakan dari pelaku.

“Pelaku tak terima diputuskan oleh korban. Pelaku sempat mengancam akan menyebarkan foto telanjang korban. Ancaman pelaku ini tak diperdulikan oleh korban. Akhirnya pelaku pun menyebarkan foto korban melalui medsos,” sebut Riko.

Riko menjabarkan korban tak terima dengan tindakan pelaku yang menyebarkan foto telanjangnya, dan melaporkan kasus ini ke Polres Gunungkidul. Pelaku pun berhasil ditangkap usai korban dan polisi menjebaknya. Korban diminta untuk mengajak pelaku bertemu dengan alasan ingin rujuk, saat pelaku datang, petugas kepolisian pun langsung menangkapnya.

“Dari pengakuan, pelaku nekat menyebarkan foto telanjang korban karena sakit hati dan tak terima diputus. Pelaku kemudian membuat akun medsos palsu dan menyebarkan puluhan foto telanjang korban lewat medsos baik itu diĀ facebook maupun lewat instagram. Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan pasal 27 ayat 1 jo pasal 45 ayat 1 UU RI No 19 tahun 2018 dengan ancaman kurungan penjara 6 tahun dan atau denda 1 miliar rupiah,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *