Sultan Haikal Pemuda Berusia 19 Tahun yang Telah Berhasil Bobol Ribuan Situs

0
266

Belakangan ini lini masa dibuat heboh oleh sosok Sultan Haikal. Remaja berusia 19 tahun itu ditangkap polisi dari Direktorat Tindak Pidana Kejahatan Siber Bareskrim Polri pada Kamis (30/3).

Haikal ditangkap karena telah berhasil meretas ribuan situs online yang berakibat kerugian hingga miliaran rupiah. Dari tindakannya ini, Haikal terancam Undang-undang ITE tentang kejahatan siber.

Sosok Haikal tentu menjadi perbincangan. Pasalnya, membobol sebuah situs saja harus memiliki skill dan pemahaman yang cukup mumpuni di bidang keamanan jaringan.

Namun faktanya, Haikal mengaku ilmu yang ia dapat hanyalah belajar otodidak dari internet. Nah, selain fakta tersebut, berikut lima fakta lainnya dari sosok Sultan Haikal, sebagaimana kami rangkum dari berbagai sumber, Rabu (5/4).

1. Hanya lulusan SMP, tapi punya anak buah lulusan SMA.

Sultan Haikal ditangkap di rumah orangtuanya di perumahan Pesona Gintung Residen, Tangerang Selatan, Banten. Dia hanyalah remaja lulusan SMP. Di lingkungannya, remaja 19 tahun ini dikenal sebagai anak yang kalem.

Sementara itu, tiga anak buah Haikal ditangkap di Balikpapan. Mereka adalah MKU (19), AI (20), NTM (27). Dua orang merupakan lulusan SMA, sementara satu lagi sempat menempuh kuliah tapi tidak diselesaikan hingga lulus. Haikal bersama anak buahnya mengaku belajar meretas ini secara otodidak melalui internet.

2. Berhasil bobol 4.200 situs, mulai dari milik Polri hingga situs Garuda Indonesia.

Haikal diketahui sudah meretas sebanyak 4.600 situs. Diantaranya situs milik Polri, pemerintah pusat dan daerah, situs milik Aburizal Bakrie, situs ojek online, hingga situs milik tiket.com. Tindakan Haikal ini awalnya hanya coba-coba. Ia sudah mulai meretas berbagai situs sejak 2016 silam.

3. Bikin netizen wanita gagal fokus karena wajah tampannya.

Belakangan yang menjadi perhatian peretas muda ini adalah parasnya. Tak sedikit netizen wanita yang gagal fokus hingga menyebut remaja 19 tahun ini tampan.

“Udah pinter, ganteeengg pulaakk jadi inget babang ichang di film fabricated city deh,” tulis akun @erlinmutia di Instagram.

“Woohhh ternyata gantengers beneran ganteng yess…,” sambung netizen lainnya bernama @detatrisnata.

4. Bikin rugi hingga Rp 5 miliar lebih.

Ulah Haikal tak hanya sekadar membobol. Ia juga dikabarkan menjual tiket pesawat online secara ilegal. Dari hasil kejahatannya, Haikal diduga mendapatkan keuntungan hingga Rp 4,1 miliar.

Pihak PT Global Networking (tiket.com) mengalami kerugian sebesar Rp 4 miliar karena Haikal berhasil meretas, mengambil, serta menjual jatah deposito tiket pesawat pada server Citilink Indonesia.

Sementara itu pihak Citilink sendiri mengalami kerugian sebesar Rp 1,9 miliar karena ada sejumlah orang yang membeli tiket dari sindikat peretas tersebut melakukan pembatalan dan refund.

5. Uang hasil bobol situs digunakan untuk beli sepeda motor Ducati.

Uang yang terkumpul dari hasil pembobolan tersebut pun cukup fantastis, yaitu mencapai hingga Rp 600 juta. Haikal mengaku uang hasil membobol situs ini untuk berfoya-foya. Bahkan Haikal menggunakan uang tersebut untuk membeli motor sport Ducati yang harganya mencapai ratusan juta rupiah.

Mungkinkan Polri rekrut Sultan Haikal si Hacker Ganteng

Sultan Haikal (19) pelaku pembobol situs penjualan tiket online, belajar secara otodidak mengenai informasi teknologi. Hacker ganteng yang dituduh merugikan maskapai Citilink hingga Rp4,1 miliar ini, ternyata tidak lulus sekolah tingkap pertama (SMP).

Menurut kuasa hukumnya, Ramdan Alamsyah, Haikal adalah anak muda yang sedang tumbuh untuk mencari diri. Keahlian yang dia kuasai dimanfaatkan dua rekannya yang juga sudah ditangkap polisi.

“Dia anak cerdas, tidak mau sekolah bukan karena tak punya uang. Tapi dia ingin belajar yang lain, yang dia sukai,” katanya.

Dengan keahliannya, Ramdan berharap pemerintah maupun pihak terkait dapat menyalurkan bakat dan minta Haikal sebagai ahli teknologi. Menurutnya, apa yang dilakukan selama ini terjadi karena pengaruh orang lain.

“Ada teman yang memanfaatkan Haikal. Dia memang yang membobol, tapi setelah itu yang beroperasi adalah temannya. Berapa nilai yang diambil dia tidak tahu, dia hanya terima dari temannya itu,” kata Ramdan.

Karena itu, Ramdan berharap pihak-pihak terkait, bahkan masyarakat tidak menjadi Haikal sebagai penjahat. Tidak sedikit situs belanja atau situs-situs lain yang sengaja dia bobol untuk kemudian diinformasikan kepada pihak yang terkait mengenai pengamanan yang baik terhadap situs itu. Meski begitu, Ramdan memastikan bahwa Haikal akan mengikuti proses hukum yang ada.

“Kalau mau kriminal sudah bikin judi online, atau situs porno barangkali. Anak ini beda dengan para penyebar hoax yang bikin kacau. Tapi proses hukum tetap kita jalani,” katanya.

Karena itu, Ramdan kembali berharap agar pemerintah atau pihak terkait dapat memanfaatkan potensi Haikal. Jangan sampai nanti, keahlian Haikal justru dimanfaatkan negara lain karena dia punya potensi besar.

“Pemerintah harus menfasilitasi anak ini. Mungkin 5 atau 10 tahun lagi akan berguna keahliannya. Jangan nanti malah diambil negara lain, baru kita menyesal,” ujarnya.

Seperti diketahui, Haikal bersama dua temannya ditangkap karena membobol tiket.com dan maskapai Citilink hingga senilai Rp4,1 miliar. Barang bukti yang diamankan adalah ponsel, laptop, satu unit motor dan sebuah buku tabungan senilai Rp212 juta.