Sidang Kasus Ahok Dimulai Tanggal 13 Desember di Pengadilan Negeri Jakarta Utara

0
389

Sidang perkara dugaan penistaan agama akan dimulai hari Selasa, 13 Desember 2016 mendatang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, yang gedungnya untuk sementara waktu berlokasi di Jalan Gajah Mada no 17, Gambir, Jakarta Pusat.

Gedung tersebut merupakan lokasi PN Jakarta Pusat sebelum berpindah tempat ke Jalan Bungur, Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Baru saja tadi Ketua PN Jakut (Dwiarso Budi Santiarto) membuat penetapan tentang majelis hakim,” ujar Humas PN Jakut, Hasoloan Sianturi, di PN Jakut, Jalan Gajah Mada no 17, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (5/12).

Persidangan akan dipimpin oleh 5 orang majelis hakim, yakni:

1. Dwiarso Budi Santiarto, selaku Hakim Ketua
2. Jupriadi, selaku Hakim Anggota
3. Abdul Rosyad, selaku Hakim Anggota
4. Joseph V Rahantoknam, selaku Hakim Anggota
5. I Wayan Wijarna, selaku Hakim Anggota.

Persidangan akan bertempat di lantai 2 Gedung PN Jakpus, tepatnya di ruang Koesoemah Atmadja, jam 09.00.

Hasoloan menambahkan, persidangan akan digelar secara terbuka dan bisa disaksikan oleh semua masyarakat.

“Iya benar, bagaimana pun harus terbuka dan bisa tonton,” pungkasnya.

Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditetapkan menjadi tersangka atas kasus dugaan penistaan agama, tanggal 16 November 2016 lalu. Ahok dijerat dengan Pasal 156a KUHP tentang penistaan agama dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.