Rano Karno Disebut Terima Uang Korupsi Rati Atut Sebesar 700 Juta

0
120

Sisa Gubernur Banten Rano Karno dimaksud ikut nikmati uang hasil korupsi pengadaan alat kesehatan di Tempat tinggal Sakit Referensi Propinsi Banten th. biaya 2012 dengan terdakwa Ratu Atut Chosiyah.

Dalam sidang tuntutan Ratu Atut, Rano Karno dimaksud kecipratan uang Rp 700. 000. 000.

Uang itu di terima Rano Karno datang dari Yuni Astuti yang diperintahkan oleh Dadang Prijatna atas sepengetahuan Tubagus Chaeri Wardana, adik Ratu Atut.

” Karena perbuatan terdakwa berbarengan Tubagus Chaeri Wardana juga sudah untungkan orang lain yaitu Rano Karno sebesar Rp 700. 000. 000, ” kata Jaksa Penuntut Umum KPK Budi Nugraha membacakan surat tuntutan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (16/6/2017).

Terkecuali Rano Karno, beberapa penerima uang diantaranya Djaja Buddy Suhardjo Rp 240 juta, Ajat Drajat Ahmad Putra Rp 295 juta, Jana Sunawati Rp 134 juta, dan sebagainya.

Ratu Atut dituntut pidana penjara delapan th. serta denda Rp 250 juta subsidair enam bln. kurungan.

Menurut Jaksa, Ratu Atut dinilai dapat dibuktikan lakukan perbuatan korupsi dengan berbarengan.

Ratu Atut dinilai dapat dibuktikan tidak mematuhi Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 31/1999 seperti dirubah dalam UU Nomor 20/2001 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Diluar itu, Ratu Atut juga dinilai dapat dibuktikan dengan tidak mematuhi dakwaan ke-2 alternatif pertama, Pasal 12 huruf e UU Nomor 31/1999 seperti dirubah dalam UU Nomor 20/2001 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Ratu Atut Chosiyah didakwa merugikan keuangan negara Rp 79. 789. 124. 106, 35 serta memperkaya sendiri sebesar Rp 3. 859. 000. 000.