Pro Kontra 5 Hari Sekolah Dapat Dukungan Dari Majelis Ulama Indonesia

0
191

Meski menuai pro-kontra, penerapan lima hari kerja mendapat dukungan  dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) menjadi prgram yang didukung oleh MUI. Dukungan tersebut disampaikan Ketua Umum MUI, K.H. Ma’ruf Amin setelah bertemu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Muhadjir Effendy.

KEBIJAKAN PUBLIK: MUI Dukung 5 Hari Sekolah

Pro-kontra penerapan lima hari sekolah mulai menemui titik temu. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung kebijakan program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dan lima hari sekolah.

Dukungan MUI itu disampaikan Ketua Umum MUI K.H. Ma’ruf Amin setelah bertemu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy di Kantor MUI, Jakarta, Rabu (14/6).

”Kami menangkap kebijakan yang ditempuh Dikbud [Kemendikbud] dalam rangka penguatan karakter sebagai jawaban tantangan globalisasi. Penguatan karakter ini melahirkan konsep restorasi pendidikan karakter di sekolah. Adalah optimalisasi di sekolah untuk penguatan di sekolah,” ujar Ma’ruf.

MUI menilai program yang diusulkan Mendikbud tepat untuk penguatan karakter bangsa. Dia menyatakan kebijakan lima hari sekolah akan dilakukan secara bertahap dan opsional. Dia menyatakan MUI akan mengeluarkan saran yang dapat dipertimbangkan dalam mengembangkan program ini. Hal ini ditujukan agar program ini dapat diterima seluruh elemen masyarakat secara baik.

”MUI akan membuat saran dan pendapat. Secara umum kebijakan yang dilakukan Mendikbud ini sangat tepat dalam penguatan karakter bangsa,” kata dia yang juga menjabat sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Sebelumnya, MUI meminta Mendikbud mengkaji ulang rencana penerapan lima hari sekolah karena dikhawatirkan akan mematikan madrasah diniah.