Polisi Tangkap Dua Perampok Taksi Online di Riau

Detikfokus.com – Pelaku perampokan disertai dengan kekerasan inisial DP (29) dan T (38) ditangkap personel Reskrim Polres Kuantan Singingi setelah lebih sebulan menjalankan aksinya. disaat melakukan perampokan, kedua pelaku mengancam sopir taxi online dengan pisau lalu merampas mobil korban.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Fibri Karpiananto saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. Dia menyebutkan, kedua pelaku ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda.

“Tersangka DP ditangkap saat berada di Kampung Tanjung Anom, Kecamatan Terusan Nunuai, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung,” katanya kepada awak media, Senin (16/7).

Dia menjelaskan, DP ditangkap pada Minggu (15/7) sekitar pukul 02.00 WIB, dan T ditangkap dua jam kemudian di lokasi lain. Sedangkan kasus perampokan dilakukannya pada 9 Juni 2018 lalu di Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.

“Kedua tersangka ditangkap tim Polres Kuansing, dibantu Resmob Polda Riau dan di backup jajaran Polda Lampung,” ujarnya.

Menurut Fibri, bukan perkara mudah menangkap kedua pelaku. Kepolisian bekerja sama antar beberapa tim dari kesatuan berbeda. Dari laporan perampokan yang dialami korban, polisi mendalami dan melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan, lalu tim Polres Kuansing bersama Resmob Polda Riau dan Polda Lampung melakukan pengintaian lokasi yang dimungkinkan sebagai tempat persembunyian mereka. Dari pengejaran itu, pertama sekali yang ditangkap adalah DP.

“Lalu DP diinterogasi petugas untuk memberitahu posisi temannya. Hasilnya, pelaku satu lagi inisial T ditangkap di Kampung Negeri Katon, Kecamatan Selagai Lingga, Provinsi Lampung,” sebut Fibri.

Fibri mengungkapkan, kasus perampokan yang dilakukan kedua pelaku pada Sabtu 9 Juni lalu. Mereka berpura-pura jadi penumpang taxi online. Korbannya adalah Haloman Sihotang (39) sopir taxi online jenis mobil Xenia BM 1299 JR.

“Kedua pelaku memesan taxi online yang disopiri Haloman. Kemudian korban membawa kedua tersangka dari Pekanbaru menuju Lubuk Jambi Kabupaten Kuansing, sekira pukul 00.10 WIB. Namun setelah tiba, pelaku menodong pisau ke korban agar tidak melawan,” kata Fibri.

Karena takut, korban hanya bisa mengikuti perintah kedua pelaku. Korban diikat dan dibuang di parit Desa Koto Cengar Lubuk Jambi. Setelah dibuang, pelaku langsung melarikan mobil korban. Sejumlah barang pribadi korban juga dirampas.

Keesokan harinya korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polres Kuantan Singingi. Dari laporan itu, polisi melakukan penyelidikan dengan menyebar personel ke sejumlah lokasi. Akhirnya, kedua pelaku ditangkap beserta barang bukti yang dirampas pelaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *