Polisi Gunakan Sketsa Wajah Terduga Penyerang Novel Dari Saksi E

0
203

Polisi merencanakan untuk membuat sketsa muka terduga aktor penyerangan pada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Sketsa itu juga akan di buat berdasarkan keterangan dari E, saksi kunci dalam masalah itu.

” Kelak kami periksa kembali, kita deskripsikan. Kita buatkan sketsanya, ” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya.

E adalah jemaah Masjid Jami Al Ihsan, masjid tempat Novel menunaikan shalat subuh sebelumnya disiram air keras pada 11 April 2017. E pulang dari masjid itu lebih dahulu, atau sebelumnya Novel terserang.

“Telah kami check kronologinya. Apakah dia (E) melihat aktornya, katanya ya dia baru melihat, pulang dari shalat subuh itu dia yang mendahului, serta dia berjalan ada orang di depan rumah Novel, orangnya tengah nunduk, suasananya gelap, namun dia dapat lihat orangnya siapa itu, ” kata Argo.

Terlebih dulu, polisi mengecek sebagian orang yang disangka ikut serta dalam masalah ini. Bulan lalu, pihak Polda Metro Jaya mengecek dua orang mencurigakan yang terekam camera CCTV dirumah Novel. Tetapi, polisi meyakinkan dua orang itu tidak berkaitan dengan penyiraman Novel. Waktu peristiwa, ke-2 orang itu tidak ada di Jakarta. Lalu, beberapa waktu lalu penyidik menangkap pria berinisial AL. Penangkapan berdasar pada photo AL yang dipunyai Novel Baswedan.

Dari hasil kontrol, AL nyatanya juga mempunyai jalinan saudara dengan dua orang yang terlebih dulu diamankan polisi. Tetapi, bebrapa sekali lagi di pastikan kalau AL bukanlah aktor penyiraman. Rangkuman itu diperoleh sesudah penyidik lakukan penelusuran alibi yang disibakkan oleh AL. Polisi sudah mengecek kantor dan tempat tinggal AL untuk meyakinkan dia tidak berbohong.