PNS Jambi Gadaikan Mobil Dinas Jadi Kabar Viral

0
142

Tingkah laku seseorang petinggi di Kabupaten Sarolangun, Propinsi Jambi ini sungguh melenceng. Untuk memperoleh duit penambahan, petinggi yang dirahasiakan namanya itu nekat menggadaikan satu mobil dinas punya Pemkab Sarolangun.

Berdasar pada info, pelaku adalah satu diantara pegawai di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sarolangun. Berita itu juga telah merebak di kelompok pegawai di lingkup Pemkab Sarolangun mulai sejak sekian hari paling akhir.

” Beritanya seperti itu, ada mobil digadaikan ke orang luar, ” tutur salah seseorang PNS di Pemkab Sarolangun yang malas namanya ditulis, Minggu (4/6/2017).

Menurutnya, menggadaikan mobil dinas adalah aksi yang kelewatan. Sebab, kendaraan dinas semestinya dipakai sesuai sama ketentuan. Dimana tiap-tiap pegawai yang peroleh kendaraan dinas mesti bertanggungjawab.

” Bila ingin bisa duit penambahan ya mencari usaha lain. Janganlah gadaikan mobil dinas. Terkecuali telah salah, bila ketahuan begini kan memalukan, ” kata PNS itu.

Terpisah, Wakil Bupati Sarolangun, Hilalatil Badri membetulkan ada oknum pegawai di Dinas PU Sarolangun yang menggadaikan mobil dinas.

” Iya saya telah bisa laporannya, ” tutur wakil bupati yang akrab disapa Hilal itu.

Menurut Hilal, dari laporan yang diterimanya itu, mobil dinas itu digadaikan pada seorang warga Musi Rawas, Propinsi Sumatera Selatan. Ia begitu menyayangkan peristiwa itu, terlebih kendaraan dinas adalah aset daerah yang perlu dijaga serta tidak disalahgunakan. Hilal juga menyampaikan belum tahu dengan cara detil berapakah kerugian akibat peristiwa itu.

Pemkab Sarolangun, kata Hilal, telah mengintruksikan supaya menelusuri serta mencari mobil dinas yang digadaikan itu. Sesaat untuk menghadapi supaya tidak berlangsung peristiwa berulang, Hilal bakal mengintruksikan supaya semua kendaraan dinas di Pemkab Sarolangun di beri logo spesial.

” Orang kelak dapat lihat logo, bila itu kendaraan dinas. Ini dapat untuk hindari mobil dinas yang ditukar dengan plat nomor hitam, ” ucap Hilal.