Pimpinan Teror di Marawi Filipina yang Pernah Tinggal dan Beristri Orang Indonesia

0
179

Pimpinan grup Maute yang lakukan penyerangan di Kota Marawi, Filipina, Omarkhayam Maute atau Omar Maute, sempat tinggal di Indonesia, tepatnya di Kabupaten Bekasi.

Omar Maute sempat tinggal di Bekasi karena istrinya, Minhati Madrais, diwajibkan kembali oleh keluarganya, serta Minhati juga adalah warga Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

“Omar pernah tinggal di Babelan, dia tinggal disini th. 2010 s/d 2011, ” tutur suami dari sepupu Minhati, Dadang (50) pada Kompas. com waktu diwawancarai di tempat tinggalnya di Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Selasa (14/6/2017) siang.

Waktu ada di Babelan, Omar tinggal berbarengan dengan bersama orang-tua istrinya. Dadang menyebutkan, sepanjang enam bln. Omar serta Minhati tinggal dirumah bapak Minhati, KH Madrais.

Tetapi, kemudian mereka geser ke Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Amal punya KH Madrais yang letaknya tidak jauh dari tempat tinggal bapak Minhati.

“Terus pada akhirnya gabung (tinggal) kedalam pesantrennya. Ada tempat tinggal ustaz (didalam pesantren), seperti tempat tinggal guru-guru, jadi Mpok Mimin (Minhati) jadi pembina di situ, ” kata Dadang.

Ia menyebutkan, waktu mereka berada tinggal di pesantren itu, banyak ustaz yang tinggal disana.

Sepanjang ada di Bekasi, kata Dadang, Omar tidaklah seseorang guru agama, tetapi guru les privat Bhs Inggris yang statusnya bukanlah guru tetaplah.

Lalu, sebelumnya Minhati serta Omar pergi ke Filipina pada 2011 serta belum kembali hingga sekarang ini, KH Madrais sempat merencanakan supaya Omar diletakkan jadi pengelola pesantren putri.

“Karena sesungguhnya telah disediakan dengan harapan lulusan Mesir pakar tafsir dapat meningkatkan santri disana. Maka dari itu demikian dia (Maute) pergi ke Filipina begitu kecewanya Pak Haji (KH Madrais), ” ucap Dadang.