Nyamar jadi pasangan, gerombolan pencuri ini incar mobil dan motor

Detikfokus.com – Aneh-aneh saja kelakuan bapak dan ibu paruh baya ini , dikarenakan untuk  melancarka aksi mencurinya sampai harus menyamar menjadi pasutri,  SBY (56) laki-laki warga Desa Parungkama, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas dan NR (32) perempuan warga Desa Jatilaba, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal berkomplot dalam aksi pencurian motor dan mobil. Dengan modus itu, selama satu bulan beroperasi di wilayah Kabupaten Cilacap, pasutri palsu tersebut mengelabui puluhan korban.

“Dari pelaku diamankan 14 kendaraan roda dua, dan 3 unit kendaraan pikap,” kata Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto saat konferensi pers di Mapolres Cilacap Kamis (30/8).

Dalam menjalankan aksinya, SBY dan NR berpura-pura menjadi suami istri kemudian bertamu ke rumah korban yang menjadi sasaran. Keduanya lantas mengajak berbincang korban agar tak awas pada sekitar lingkungan di kediamannya. Saat korban terjebak asyik mengobrol, rekan SBY dan NR lalu mengambil kendaraan milik korban.

“Jadi pelaku yang ditangkap ada tiga. Selain SBY dan NR, ada pelaku lain yang mengeksekusi pencurian yakni SYM (32) warga Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap,” ujar Djoko.

Djoko menjelaskan, untuk pencurian mobil jenis pikap pelaku mengambil dengan cara merusak kunci pintu. Sasaran pencurian, yakni kendaraan yang diparkir di halaman rumah. Korban dialihkan perhatiannya oleh SBY dan NR, agar tak awas memantau kendaraan di luar, demi memuluskan aksi SYM.

Kendaraan hasil kejahatan tersebut lantas dijual dengan harga Rp 2 juta sampai Rp 2,5 juta per unit. Kendaraan tersebut dijual ke masyarakat di wilayah Kabupaten Cilacap dan Banyumas.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya ketiga pelaku tersebut dijerat dengan pasal 363 kuhp tentang pencurian. Ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Selain itu, Djoko menjelaskan bahwa jajaran Sat Reskrim Polres Cilacap juga telah mengamankan 50 kendaraan roda yang diduga hasil curanmor. Kendaraan tersebut yang tidak dilengkapi dengan surat-surat dan terindikasi hasil kejahatan telah diamankan oleh Polres Cilacap.

“Kepada masyarakat apabila yang merasa kehilangan kendaraan roda 2 bisa menghubungi Sat Reskrim dengan membawa bukti-bukti kepemilikan untuk dicocokkan dan akan diserahkan jika memang sesuai dengan stnk dan bpkb,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *