Media Perancis Bongkar Bahaya Susu Bubuk di Indonesia!!

0
536

Selasa 6/10/2015, France 2 (TV Nasional Perancis) menyiarkan penerbitan khusus Cash Investigation “pemasaran, strategi rahasia”.

Elise Lucet dan timnya mencela praktik beberapa merek, setelah penyelidikan selama 1 tahun.

Bagian terakhir dari acara ini mengangkat skandal susu bubuk di Indonesia: bayi yang diberi susu bubuk, didistribusikan oleh perushaan Indonesia, diproduksi oleh Persusahaan besar dunia, memang menderita masalah kesehatan, kadang-kadang fatal. Hasil survei menunjukkan bahwa dokter dan bidan di rumah sakit mendorong ibu untuk membeli susu ini. Sebagai pertukaran untuk hadiah dan dukungan keuangan, mereka berubah menjadi pekerja komersial. Susu bubuk benar2 tidak baik untuk bayi, liputan ini hanyalah salah satu contoh yang menunjukan “betapa buruknya susu bubuk.” tertulis diketerangan video yang diunggahnya

Video yang berdurasi 28 menit ini berawal dari profil Indonesia dengan menelusuri kota Jakarta. Tingkat kelahiran yang besar di Indonesia ternyata menjadi sasaran empuk marketing rahasia dari perusahaan besar di Perancis.

Anak perusahaannya di Indonesia, diangkat dalam investigasinya. Di negara lain termasuk di Indonesia sebenarnya dilarang untuk mempromosikan produk susu bubuk untuk bayi dengan alasan banyaknya terjadi kasus kematian pada bayi. Hal ini tercantum secara tertulis dalam regulasi internasional.

Pada tahun 1978, perusahaan Nestle sempat digugat oleh pihak senator Ted Kennedy di Amerika dengan mengangkat kasus di negara berkembang, termasuk di Jakarta. Atas dasar inilah, Cash Investigation mulai meliput praktek promosi dilapangan setelah 35 tahun berlalu dengan mendatangi langsung ke beberapa masyakarat tidak mampu di Jakarta. Termasuk mewawancarai masyarakat dan tenaga kesehatan seperti dokter dan bidan.

Menurut kesaksian masyarakat di pinggiran kota Jakarta. Tenaga kesehatan yang menanganinya seolah-olah membohonginya untuk segera menggunakan susu bubuk setelah melahirkan.

Seorang dokter spesialis anak di Rumah Sakit, St Carous. dr Utami Roesli, membenarkan bahwa penggunaan susu bubuk pada bayi baru lahir meningkatkan resiko penyakit yang lebih tinggi, seperti pnemonia, diare dan penyakit lainnya.

Kesaksian para Bidan yang diberikan insentif serta dukungan berlebihan pun terungkap. Termasuk berapa banyak susu bubuk yang harus dihabiskan dalam sebulan. Fasilitas yang diinginkan akan dipenuhi dengan hanya meminta ke tim marketing. Uang pun akan ditransfer ke rekening khusus.

Diakhir tayangan Elica Lucet, berusaha mewawancarai CEO dari perusahaan tersebut, Mr. Faber. Namun, Faber menolak untuk memberikan statemen setelah sebulan berusaha menemuinya.