Media Asing Mulai Mempertanyakan Hukum Cambuk di Aceh

0
813

Media asing Dailymail menyoroti hukum cambuk di Aceh dengan artikel berjudul “Muslim woman screams out in pain as she is caned 23 times in Indonesia for ‘standing too close to her boyfriend’”.

Mereka bahkan memperlihatkan foto para pelaku rata-rata wanita berjilbab yang tampak kesakitan saat dicambuk.

Dailymail menjelaskan kalau Aceh menjadi salah satu Provinsi di Indonesia yang menggalakkan Syariat Islam. Mereka yang melanggar akan dihukum cambuk di depan publik. Seorang wanita bahkan harus dicambuk 23 kali, karena berdiri terlalu dekat dengan kekasihnya. Wanita tersebut menjadi satu dari 13 orang yang harus dihukum cambuk pada hari itu.

Hukum cambuk berlaku bagi pelanggar norma Islam diantaranya berjudi, minum alkohol, dan hubungan seks sesama jenis. Dailymail menegaskan kalau pelaku dianggap melanggar karena bersentuhan, berpelukan atau berciuman dengan pasangan yang bukan muhrim.

“The six couples were found guilty of breaking Islamic law that bans intimacy – no touching, hugging and kissing – between unmarried people,” tulis mereka pada Senin (17/10).

Sementara seorang pelaku berusia 22 tahun yang sedang hamil, baru akan menjalani hukum cambuknya begitu anaknya lahir ke dunia.

Dailymail bahkan sempat mewawancarai Nur Elita, yang juga pernah dihukum cambuk di pekarangan masjid Baiturrahumim, Banda Aceh tahun lalu akibat terlalu dekat dengan pria teman kuliahnya.

Nur dan temannya tersebut harus menerima lima cambukan yang mennyakitkan. Setelah dicambuk, Nur bahkan harus dibopong dan dilarikan ke rumah sakit.