Masalah Politik Jangan Sampai Membuat Ekonomi Indonesia Goyang

0
287

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kalangan dunia usaha agar tetap melanjutkan investasi meskipun persoalan politik masih memanas. Menurut Jokowi, ini hanya pemilihan kepala daerah (Pilkada), dari dulu memang membawa tensi politik yang tinggi.

“Jangan sampai masalah politik, ekonomi kemudian goyang. Meskipun ada sedikit masalah politik, ya sebetulnya masalah Pilkada. Tahun-tahun lalu juga tensinya naik,” kata Jokowi saat membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (1/12/2016).

Selain itu juga ada misalnya pergantian Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menjadi Setya Novanto. Menurut Jokowi, hal tersebut adalah dinamika politik yang terjadi di legislatif. Sehingga tidak perlu dibesar-besarkan.

“Soal pergantian DPR, itu soal mereka. Itu masalah di legislatif, saya itu eksekutif,” tandasnya.

Ekonomi Indonesia tengah berada dalam tren yang bagus. Pertumbuhan ekonomi bisa di atas 5%, sementara banyak negara melambat dan bahkan menyentuh level resesi.

“Jadi meskipun ada masalah politik, kita jangan kehilangan fokus, konsentrasi dan momentum. Karena sentimen kepercayaannya kempes lagi. Itu memerlukan waktu yang lama,” paparnya.

“Semakin banyak uang masuk ke negara kita. Saya pastikan pertumbuhan ekonomi akan semakin baik,” tegas Jokowi.