Korban First Travel Sampai Meninggal Dunia Karena Depresi

0
113
Korban First Travel Sampai Meninggal Dunia Karena Depresi

Rokayah, salah satu jemaah calon umrah asal Kampung Pananjung, Kabupaten Garut, Jawa Barat, akhirnya meninggal dunia. Jemaah asal Kota Dodol itu diduga meninggal akibat depresi karena tidak kunjung diberangkatkan First Travel, selaku pihak penyelenggara.

Baca Juga : Miliarder Terkaya Dunia Sebagian Berasal Dari Asia

Rahmat Rosadi, keluarga korban sekaligus korban peserta jemaah umrah First Travel mengatakan, korban mengembuskan napas terakhir Jumat, 25 Agustus 2017. Korban diduga depresi memikirkan nasibnya beserta delapan orang lainnya yang merupakan peserta umrah First Travel yang tak kunjung berangkat.

“Korban merasa malu oleh tetangga dan kerabatnya karena telah berpamitan dan syukuran akan umrah, tapi nyatanya tidak kunjung berangkat,” ujar Rahmat, Sabtu 26 Agustus 2017.

Rahmat mengatakan, korban bersama delapan orang lainnya yang merupakan anak dan sanak keluarga, mendaftar umrah melalui First Travel sekitar 2015 karena tergiur promo umrah murah.

Awalnya mereka dijanjikan berangkat awal 2017. Dengan dalih mempercepat kebetangkatan, dia bersama keluarga lainnya diminta menambah sejumlah uang hingga Rp 2,5 juta oleh pihak travel.

“Kami percaya saja karena sebelumnya banyak teman-temannya yang telah berangkat,” ujar dia.

Namun, janji First Travel memberangkatkannya umrah tinggal mimpi. Keluarga, termasuk korban semakin cemas, saat ketiga bos FT yakni Andhika Surachman, Anniesa Hasibuan, serta Kiki Hasibuan, dicokok polisi karena diduga menipu para jemaah umrah.

“Kami berharap uang yang telah disetorkan kepada First Travel untuk segera dikembalikan dan pihak First Travel supaya dihukum seberat-beratnya sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” kata Rahmat mewakili harapan keluarga yang menjadi korban.

Setelah anggota keluarga tercinta berpulang ke Rahmatullah, ia berharap seluruh uangnya dan keluarganya, termasuk paspor dan lainnya yang berhubungan dengan kewajiban pihak First Travel, segera dikembalikan kepada jemaah.