Ketua Yayasan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Marwah Daud Ibrahim Diperiksa Polisi

0
404

Ketua Yayasan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Marwah Daud Ibrahim memenuhi panggilan Polda Jawa Timur (Jatim) terkait kasus yang melibatkan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Ia datang ke Mapolda Jatim sekira pukul 09.00 WIB.

Datang ke Mapolda Jatim, Marwah didampingi lima pengikut Kanjeng Dimas yang disebut Sultan. Usai mengisi buku tamu di ruangan Ditreskrimum, Marwah Daud langsung masuk ke ruangan. Di tempat tersebut, Marwah diperiksa sebagai saksi terkait kasus yang menimpa Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Sekitar pukul 12.00 WIB, Marwah Daud keluar dari ruang pemeriksaan Ditreskrimum untuk melakukan Salat Dzuhur. Ia menjelaskan, pemeriksaan ini masih seputar kondisi awal pemeriksaan. “Alhamdulilahberjalan lancar,” kata Marwah Daud di Mapoda Jatim, Senin (17/10/2016).

Pemeriksaan ini, lanjutnya, masih tahap awal dan pertanyaannya masih seputar awal-awal saja. Mulai kondisi kesehatan dan latar belakang pendidikan. “Masih awal-awal saja. Pemeriksaan ini masih backgroundsaja,” tambah Marwah.

Marwah tidak banyak berkomentar terkait kasus yang membelit Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Bahkan, ia mengaku menyerahkan semuanya kepada proses hukum. Menurutnya, pemeriksaan hari ini adalah bertujuan membantu untuk menguak kebenaran.

“Yang jelas kedatangan kami hari ini adalah untuk membantu pihak kepolisian mencari kebenaran,” pungkasnya.

Sementara, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, hari ini ada 10 saksi yang seharus diperiksa. Namun yang datang hanya lima orang saja. “Nanti sisanya kami panggil lagi,” singkat Argo.