Kenapa Saat Era Pemerintahan Jokowi Banyak Dikunjungi Kepala Negara Lain?

0
229

Menanggapi banyaknya kunjungan kepala negara ke Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa hal ini adalah bentuk dari pengakuan dunia internasional atas stabiltas Indonesia dalam berbagai aspek.

“Saya kira yang dilihat oleh negara lain terhadap kita, stabilitas politik, stabilitas ekonomi, dan kepemimpian Indonesia di kawasan, saya kira menjadi sebuah rujukan kenapa banyak presiden, perdana menteri, raja itu berkunjung ke Indonesia,” kata Presiden Jokowi, Rabu (5/4/2017).

Komentar tersebut dilontarkan Jokowi usai menerima beberapa petinggi negara, mulai dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud, Presiden Perancis Francois Hollande, hingga Presiden Republik Islam Afghanistan Mohammad Ashraf Ghani.

Selain itu, Jokowi juga memaparkan pujian yang kerap dilontarkan oleh para pemimpin negara asing atas kemampuan Indonesia untuk menjaga persatuan di tengah kemajemukan.

“Tadi saudara-saudara sudah mendengar sendiri, betapa Presiden Ashraf Ghani memberikan sebuah penghargaan yang luar biasa karena meskipun Indonesia terdiri dari 17.000 pulau, tadi saya sudah menyampaikan ada 714 etnis dan 1.100 lebih bahasa lokal, tetapi masih pada posisi persatuan dan kesatuannya sangat-sangat baik,” ujar Jokowi.

Jokowi juga mengungkapkan bahwa sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Islam dan demokrasi di Indonesia bisa berjalan beriringan.

“Itu yang sudah diberikan penghargaan dari negara lain terhadap Indonesia. Toleransi, pluralitas yang terus berjalan beriringan secara damai,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, menurut Presiden, Indonesia banyak diminta untuk membantu rekonsisiliasi, membantu mendamaikan, seperti tadi juga disampaikan oleh Presiden Ashraf Ghani pada Indonesia untuk mengirimkan delegasi ke Afghanistan.