Keluarkan Uang Baru NKRI, Jokowi Ajak Rakyat Indonesia Mencintai Rupiah

0
473

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak rakyat Indonesia mencintai rupiah karena merupakan wujud kemandirian bangsa. Ajakan itu disampaikan Kepala Negara saat meresmikan seri uang rupiah terbaru tahun 2016 di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, Senin (19/12).

“Mencintai rupiah adalah salah satu wujud kecintaan kita kepada kedaulatan dan kemandirian bangsa Indonesia. Setiap lembar rupiah adalah wujud kedaulatan kita sebagai negara bahwa tidak bertransaksi dengan mata uang negara lain. Setiap lembar rupiah adalah bukti kemandirian bangsa, di tengah perekonomian dunia,” kata Kepala Negara.

Bank Indonesia (BI), mulai hari ini mengeluarkan dan mengedarkan uang seri rupiah yang terdiri atas tujuh pecahan uang rupiah kertas dan empat pecahan uang rupiah logam bergambar pahlawan nasional. Uang rupiah kertas terdiri atas nilai nominal Rp 100.000, Rp 50.0000, Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000. Sedangkan, uang rupiah logam terdiri atas pecahan Rp 1.000, Rp 500, Rp 200, dan Rp 100.

Presiden Jokowi mengatakan pada setiap lembar mata uang rupiah, ditampilkan aneka gambar pahlawan nasional, tarian, dan pemandangan alam nusantara yang merupakan wujud budaya dan karakteristik bangsa Indonesia. “Saya mengajak segenap insan di Tanah Air untuk terus mencintai rupiah dengan cara nyata, selalu menggunakan rupiah di setiap transaksi keuangan di dalam negeri dan menabung,” kata Presiden Jokowi.

Dia mengatakan, apabila seluruh elemen bangsa mencintai rupiah, maka Indonesia akan terbebas dari kabar bohong yang dapat melemahkan posisi rupiah. “Menghina rupiah sama saja dengan menghina Indonesia. Rupiah tidak akan diganti dan tidak akan tergantikan,” kata Presiden Jokowi.