Kampoeng Jokowi Jadi Objek Wisata Baru Unggulan di Kota Garut

0
85

Kampoeng Jokowi merupakan perkampungan yang dihuni para pekerja kebun teh yang kini dijadikan sebuah objek wisata baru di Garut. Objek wisata ini menawarkan suasana kesederhanaan khas perkampungan dengan pemandangan alam asri dan udara yang sangat sejuk.

Objek wisata baru yang mulai didirikan pada awal tahun 2017 ini berlokasi di kaki Gunung Cikuray atau tepatnya di kawasan Perkebunan Teh Nusantara VIII Dayeuhmanggung, Kecamatan Cilawu, Garut.

Pengelola Kampoeng Jokowi, Asep Budi Jatnika mengatakan, awalnya pemukiman warga ini bernama Kampung Cipinang. Namun nama tersebut diubah menjadi Kampoeng Jokowi karena terinspirasi oleh kesederhanaan Presiden RI ke-7 itu.

“Awalnya kampung ini adalah pemukiman warga biasa yang dihuni oleh karyawan perkebunan. Sebelumnya, tidak akan dijadikan objek wisata, namun ternyata banyak wisatawan yang berkunjung ke sini,” ungkap pria yang akrab disapa ABJ itu.

Untuk nama Kampoeng Jokowi sendiri, memang terinspirasi dari Presiden Jokowi. “Karena menurut saya, Jokowi merupakan sosok sederhana yang bisa menjadi Presiden RI dengan kerja kerasnya. Diharapkan, Wisata Kampoeng Jokowi sendiri bisa mendunia seperti Pak Jokowi,” Asep menambahkan.

Di Kampoeng Jokowi ini terdapat sekitar 40 rumah, yang kebanyakan merupakan rumah peninggalan bangsa Belanda. Uniknya, rumah-rumah tersebut dicat berwarna-warni.

Di setiap halaman rumah, ditambahkan pula berbagai macam tanaman hias dan tanaman obat yang bisa dimanfaatkan oleh warga dan wisatawan. Uniknya lagi, tanaman-tanaman itu di simpan diatas pot yang terbuat dari berbagai macam barang bekas seperti celana jeans, kaleng cat, ban mobil bekas, dan tempurung kelapa.

“Yang pasti, di Kampoeng Jokowi ini, segala macam barang-barang yang tidak bernilai disulap menjadi barang bermanfaat. Tentunya dikerjakan oleh para warga di Kampoeng Jokowi,” katanya.

Di bagian belakang Kampoeng Jokowi ini, terdapat sebuah balai tempat berkumpul warga yang diberi nama “Bale Kampoeng Jokowi”. Disediakan juga spot untuk berfoto bagi para wisatawan dengan latar gambar tiga dimensi yang menggambarkan suasana alam.

Sementara itu, di bagian depan objek wisata seluas 4 hektare ini, terdapat sebuah patung Presiden Jokowi dilengkapi dengan plang bertuliskan Kampoeng Jokowi, dan sejumlah tempat tanaman yang dicat bertuliskan huruf Kampoeng Jokowi secara berurutan.

“Selain memang benar-benar terinspirasi dari Presiden Jokowi, Kampoeng Jokowi ini juga merupakan singkatan dari Jadikan Olehmu Kebun DAM (Dayeuhmanggung) Objek Wisata Indah,” ungkap Asep.

“Mohon maaf patungnya kurang sempurna. Sebab, patung ini buatan swadaya warga di sini. Semoga saja Pak Presiden berkenan mengirim patung asli ke sini,” guraunya.

Sejak kali pertama diperkenalkan ke publik, sudah banyak wisatawan lokal maupun dari mancanegara yang berkunjung ke tempat ini. Selain bisa memanjakan mata dengan indahnya pemandangan yang asri, wisatawan juga dapat merasakan udara sejuk khas pegunungan.

Jika anda ingin berkunjung ke Kampoeng Jokowi, anda hanya diwajibkan membayar biaya masuk sebesar Rp 5 ribu/ orang. Untuk menuju Kampoeng Jokowi, anda perlu menempuh perjalanan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat sekitar 18 kilometer dari pusat kota Garut.