Jual Istri ke pria hidung belang, Priyo diamankan polisi

0
76

DetikFokus – Perdagangan orang melalui media sosial facebook di Kota Surabaya, masih saja terjadi. Kali ini dilakukan oleh Bandar Priyo Handoko alias Rio, warga Kavling Mentari, Dusun Tambak Rejo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Oleh karena perbuatannya, pria berusia 23 tahun itu harus meringkuk di dalam hotel prodeo Polrestabes Surabaya. Dia ditangkap polisi dari unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol I Dewa Gede Juliana mengungkap, tersangka ditangkap satu pekan lalu di salah satu hotel kawasan Jalan Jemursari, Surabaya, karena melakukan perdagangan orang. Orang yang dijual, menjadi korban tersangka itu ISM, warga Sidoarjo.

“Korban ini tidak lain istri tersangka sendiri dijual ke pria hidung belang yang baru dikenalnya melalui media sosial facebook dengan tarif mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu,” kata Kompol I Dewa Gede Juliana, Rabu (27/12).

I Dewa Gede mengatakan, tarif yang dipasang tersangka relatif murah. Tersangka sengaja karena juga ingin ikut terlibat dalam melakukan hubungan intim secara threesome alias satu perempuan dua laki-laki.

Sehingga transaksi penjualan dilakukan tersangka melalui media sosial facebook di dalam grup Threesome Surabaya, dengan menggunakan nama akun Naila Puspita diiyahkan oleh pria hidung belang. Pria hidung belang itupun langsung melakukan transaksi, dengan mengirim pesan di inbok facebook untuk melakukan pertemuan di salah satu hotel Jalan Jemursari, Surabaya.

Saat sudah berada di dalam hotel itulah bisnis prostitusi secara online melalui media sosial langsung digerebek polisi. “Saat digerebek. Tersangka itu sedang main (berhubungan intim layaknya suami istri) bertiga (threesome). Perempuan itu istrinya, kemudian tersangka dan satu lagi pria hidung belang,” ujarnya.

Begitu digerebek, semua langsung dibawa ke kantor polisi. Untuk istri tersangka dan pria hidung belang itu sendiri statusnya diperiksa sebagai saksi. Polisi sendiri juga mengingatkan pada masyarakat, supaya tidak melakukan tindak kejahatan, terutama perdagangan orang. Karena, polisi selalu memonitoring media sosial yang sangat mencurigakan.

“Seperti media sosial dengan akun Threesome Surabaya, dan beberapa media sosial lainnya yang berkaitan dengan dunia cyber digunakan untuk melakukan tindak kejahatan akan menjadi sorotan kami,” pungkasnya.