Jokowi Tuding Heboh Serangan Tenaga Kerja China Adalah Fitnah

0
275

Presiden Joko Widodo telah menyatakan bahwa isu Indonesia ini akan kebanjiran tenaga kerja ilegal terutama dari China ini alah sebuah fitnah yang tidak boleh dipercaya begitu saja. Hal ini telah ditegaskan oleh Presdien Jokowi pada saat dirinya meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong Unit 5 dan 6 dan juga PLTP Ulubelu Uni 3 Lampung. Acara peresmian PLTP ini telah berlangsung di Tampaso, Minahasa pada hari Selasa 27 Desember 2016.

Jokowi mengatakan “Saya ingin ingatkan sekali lagi, jangan ada yang percaya dengan sebaran fitnah, dengan tenaga kerja dan investasi yang dibilang sebagai ancaman, kebanjiran Tenaga Kerja China , perlu saya sampaikan tidak”.

Jokowi mengatakan bahwa pada saat ini memang banyak isu yang bertebaran bahwa Tenaga Kerja China ini telah masuk ke dalam Indonesia. Yang membuat hal ini menjadi heboh adalah jumlah tenaga kerjanya yang mencapai 10 juta bahkan 20 juta orang tenaga kerja.

Jokowi mengatakan “Informasi yang saya terima jumlahnya 21.000 itu iya. Itu pun keluar dan masuk karena banyak hal-hal yang kita belum siap yang harus dipasang. Tapi kalau kita sudah siap, kita pakai tenaga kerja sendiri”.

Selain itu Jokowi juga telah memberikan contoh yakni di PLTP Lahendong Unit 5 dan 6 serta di PLTP Ulubelu Lampung Uni 3. Pada dua tempat ini tenaga kerja asing hanya datang sebentar saja yakni pada saat awal-awal proyek telah dioperasikan.

Setelah itu, para tenaga kerja asing ini akan melakukan setting awal, membantu mempersiapkan dan juga menyiapkan sampai terjadi transfer ilmu pengetahuan dan teknoogi kepadatenaga kerja di Tanah Air.

Jokowi menyebutkan bahwa setelah itu pun para pekerja asing ini pulang kembali ke asalnya. Mereka lebih senang bekerja di tempat asal mereka. Selain bisa dekat dengan keluarga, gaji yang diterima mereka pun juga lebih tinggi apabila dibandingkan dari gaji yang didapatkan di Indonesia.