Interpol Tidak Mau Terlibat Dalam Kasus Habib Rizieq

0
68

National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia sudah menampik keinginan Polri untuk menerbitkan red notice manfaat menangkap M Rizieq Shihab yang saat ini ada di Arab Saudi.

Interpol berasumsi keinginan untuk menerbitkan red notice manfaat menangkap imam besar Front Pembela Islam (FPI) sebagai tersangka masalah pornografi tidak penuhi kriteria,

Tetapi, Polri tidak kehabisan langkah. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyebutkan, masih tetap ada langkah lain untuk membawa pendiri FPI itu pulang ke Indonesia.

“Enggak problem. Kami masih tetap miliki langkah lain, ” katanya di Jakarta, Senin (12/6).

Argo memberikan, red notice cuma satu diantara pilihan. Namun Interpol bukan sekedar sediakan red notice.

Organisasi kepolisian internasional yang bermarkas di Lyon, Prancis itu juga sediakan mekanisme blue notice untuk mengoleksi info mengenai tempat serta kesibukan Rizieq di Arab Saudi. Diluar itu, ada juga alur kerja sama police to police pada Polri dengan kepolisian di negeri kerajaan kaya minyak itu.

” Agar kelak penyidik yang bakal merumuskannya seperti apa, ” kata Argo.