Ini Jumlah Harta Menteri Keuangan Sri Mulyani

0
101

Kementerian Keuangan mengklaim tingkat kepatuhan pelaporan harta kekayaan penyelenggara negaranya mencapai 100%.

Namun demikian, publik acap kali tak banyak mengetahui jumlah harta yang dimiliki sejumlah pejabat di otoritas fiskal tersebut.

Sebagai contoh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, banyak publik tak tahu berapa jumlah harta selama kiprahnya menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia hingga menjadi menteri di kabinet kerja.

Walau demikian, berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LKHPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semuanya tampak jelas.

Seperti yang dikutip Bisnis.com pada Sabtu (15/4/2017), hingga 22 September 2016, total harta perempuan kelahiran Bandar Lampung 54 tahun lalu itu berjumlah Rp45,022 miliar dan US$842,372.

Raihan harta itu naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan Mei 2010 senilai Rp17,41 miliar dan US$393.189.

Komposisi harta terbesar milik alumni SMAN 3 Semarang itu terdiri harta tidak bergerak yang mencakup tanah dan bangunan senilai Rp30,2 miliar, naik hampir tujuh kali lipat dibandingkan harta tak bergerak pada 2010.

Dari laporan itu, peningkatan harta tak bergerak Sri Mulyani ditopang oleh kenaikan harga tanah dan bangunan, misalnya tanah seluas 922 m2 dan 400 m 2 di Kota Tangerang, Banten, tanah yang diperoleh pada 1998 dan 1999, pada 2010 nilainya Rp2,44 miliar. Nilai tanah dan bangunan tersebut naik cukup signifikan pada 2016 senilai Rp8,8 miliar.

Selain disebabkan kenaikan harga tanah dan bangunan, meningkatnya harta Sri Mulyani juga disebabkan bertambahnya empat objek harta baru berupa tanah dan bangunan yang waktu perolehannya pada 2010 -2015.

Di samping harta bergerak, sesuai dengan data LKHPN KPK, Sri Mulyani juga memiliki harta bergerak misalnya sebuah mobil senilai Rp450 juta yang telah dihapus dalam daftar LKHPN karena telah dijual. Sedangkan harta bergerak lainnya totalnya senilai Rp411,5 juta.

Komposisi harta bergerak itu mencakup logam mulia Rp100 juta, barang seni atau antik senilai Rp50 juta, benda bergerak lainnya Rp261,5 juta.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut juga memiliki surat berharga senilai Rp10,2 miliar, yang terakhir giro atau setara kas senilai Rp4,08 miliar dan US$842.372.