Fenomena Om Telolet Om Mengusir Suasana Tegang Politik Tanah Air

0
274

Apapun itu ucapan pengamat politik bahkan profesor sekalipun tak ada yang sanggup mendinginkan suasana politik tanah air yang memanas jelang akhir tahun.

Salah seorang calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, tanpa maksud berkampanye mengatakan, bahagia itu sederhana.

Maksud dari prinsip bahagia milik Anies itu terkait dengan perhatian baru masyarakat yang bahagia hanya dengan mendengar suara klakson bus atau bellakangan dikenal dengan istilah ‘om telolet om’.

Tak pernah terbayang sebelumnya suara klason yang terdengar lucu menggoda itu kemudian menjadi viral di media sosial. Hadirnay fenomena om telolet om seperti menepis ketegangan politik yang semula melanda yang dipicu oleh kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok.

Namun om telolet om juga kemudian memancing bahaya. Anak-anak, kawula muda juga orang tua jadi seperti terbius lari ke tepi jalan menghampiri bus-bus besar luar kota dan truk besar lalu menyuruh sang supir membunyikan klakson.

“Om telolet dong om,” begitu biasa mereka berteriak kepada sang supir.

Hanya mendengar suara klakson yang menyentak dengan irama yang variatif, orang-orang di jalanan sudah tertawa bahagia. Lupa ketegangan politik. Lebih bahagia lagi mendengarkan klakson bus telolet yang hendak parkir atau keluar area parkir rumah makan.

Untuk merasa girang, ternyata sederhana cukup membunyikan suara klakson telolet di mana-mana, maka perbedaan politik yang tadinya menegang jadi bisa tertawa bersama. Sejenak terhapus masalah SARA dan perseteruan paham politik.

“Om telolet om… om… om… telolet dong om,” teriak anak-anak di tepi jalan raya di kawasan Salatiga, Jawa Tengah, yang selalu diulang setiap kali lewat sebuah bus malam.

Kalau anak-anak sudah terlihat girang bahagia, maka para orangtua pun menjadi ikut bahagia.

Telolet mendunia

Dari kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa fenomena klakson telolet lalu mendunia. Diperbincangkan berbagai tokoh musik dunia, hingga mereka membuat beberapa remix telolet yang asyik diperdengarkan.

Sebuah artikel bertajuk ‘Dance Music World Completely Confounded’ by Trending Indonesia Meme ‘Om Telolet om’ membuat Billboard, perusahaan rekaman raksasa dunia mewartakan bahwa para DJ kelas dunia adalah para selebriti yang paling awal tertular fenomena ‘Om telolet Om’.

Billboard mengamati banyak DJ yang mulai mencuit soal Om telolet om. Bahkan akun instagram Presiden Amerika Serikat, Barack Obama pun kebanjiran postingan ”Om telotet om.”

Cerita mula demam telolet
Awalnya yang bikin heboh sebagai pengguna klakson telolet adalah armada Bus Efisiensi.

“Empat tahun lalu mulai ramai anak-anak di pinggir jalan Pantura meminta dibunyikan klakson telolet,” tutur Manajer Komersial PO Efisiensi Syukron Wahyudi.

Penggunaan klakson telolet sebenarnya terinspirasi dari bus di Arab Saudi yang pertama didengar oleh pemilik PO Bus Esisiensi, Teuku Eri Rubiansah, yang kemudian memasang klakson telolet di bus trayek Purwokerto–Yogyakarta.

Gara-gara itu sekarang Bus Efisiensi menjadi salah satu moda transportasi paling diminati warga Purbalingga, Purwokerto dan Cilacap untuk tujuan Yogyakarta dan sebaliknya.

Dari fenomena ”Om telolet om” mungkin orang jadi terinspirasi untuk membuat sesuatu yang bisa menjadi ”viral” lagi di media sosial tujuannya untuk meredam suasana panas politik tanah air dengan cara yang sederhana bikin masyarakat bahagia.