Dumolid Bukan Jenis Narkotika, Tetapi Tora Tetap Jadi Tersangka

0
214
tora sudiro resmin jadi tersangka

Kabag Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Sulistiandriatmoko mengatakan bahwa dumolid adalah obat yang digunakan oleh arties Tora Sudiro dan istrinya Mieke Amalia bukan termasuk jenis narkotika. Namun obat tersebut termasuk kategori psikotropika golongan IV.

Obat tersebut mengandung zat nitrazepam. Obat jenis itu bersifat hipnotik sedatif yang biasa digunakan sebagai obat depresi atau stres ringan atau menjadi obat penenang.

Sulis sendiri menjelaskan dalam kondisi penggunaan psikotropika yang tidak sesuai aturan, misalnya mendapatkan obat tersebut secara ilegal atau tidak diawasi dari dokter, tindakan yang dilakukan pengguna bisa digolongkan sebagai penyalahgunaan zat psikotropika.

Tora Sudir saat beraktif di Warkop DKI
Tora Sudir saat beraktif di Warkop DKI

Tora diduga telah melanggar Pasal 62 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika yang menyebutkan bahwa seseorang yang memiliki dan atau membawa psikotropika tanpa hak dapat dipidana penjara paling lama 5 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 100 juta.

Lihat juga : Tora Sudiro Ditetapkan Jadi Tersangka

“Kasus Tora dan istrinya, barang bukti 30 butir dumolid. Menurut kami memang harus diperiksa secara komprehensif riwayat apakah yang bersangkutan memang pernah mendapat perawatan dari dokter terkait dengan kondisi kejiwaannya sehingga digunakan terapi obat yang menggunakan dumolid,” kata Sulis.

“Atau memang yang besangkutan mencari sendiri dan dengan tujuan untuk menikmati pengaruh atau efek dari dumolid itu,” kata Sulis lagi.

Tora sendiri mengaku bahwa mendapatkan dumolid tersebut dari seorang temannya. Tora mengatakan penggunaan obat itu untuk beristirahat. Dia mengaku telah mengkonsumsi dumolid sejak setahun terakhir.

Tora resmi dijadikan tersangka kasus penyalahgunaan zat psikotropika.