Dalang dan Pelaku Penyerangan Air Keras Novel Baswedan Masih Bebas Berkeliaran

0
195

Kasus teror air keras yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan merupakan ancaman serius bukan hanya untuk institusi KPK, tapi juga Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Pengamat hukum pidana dari Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar mengatakan, teror itu bisa menjadi bola salju (snow ball) yang efeknya terhadap penegakan hukum di Indonesia. Ia pun meminta kepolisian untuk serius mengungkap pelaku penyiraman air keras ke wajah Novel.

“Maka Polri harus serius ungkap pelaku dan aktor penyerangan terhadap Novel, karena ini masalah serius bagi negara kita. Sebab ini menyangkut pemberantasan kasus korupsi,” jelas Fickar saat dihubungi.

Fickar menambahkan, penyidik Polda Metro Jaya yang mengusut kasus tersebut harus bekerja maksimal mengungkap pelaku hingga dalangnya. Kasus tersebut pun harus menjadi perhatian masyarakat untuk terus mengawasi kinerja Polri untuk bisa mengungkapnya.

“Ini menjadi perhatian masyarakat untuk melihat langkah Polri untuk mendukung pemberantasan korupsi, dengan kinerja pihak kepolisian dalam mengungkap penyerangan Novel,” ungkap Abdul Fickar.