Cewek Cantik ini Babak Belur Dipukuli Pacarnya Karena Mau Diputus

0
971

Seorang wanita cantik bernama Saori (25) babak belur dihajar oleh seorang pria. Bukan tanpa alasan, Saori dipukuli oleh seorang pria bernama Joselito Fransisco Junior yang merupakan kekasihnya sendiri.

Kasus penganiayaan dan pemukulan ini sempat menjadi viral di media sosial Twitter. Pasalnya, salah satu rekan korban, Even mengunggah foto wajah babak belur Saori ke Twitter.

Penganiayaan ini sendiri terjadi pada Kamis (20/10/2016). Saat itu, hubungan Saori dan Jose memang tidak akur. Saori bakal memutuskan hubungannya dengan Jose.

Karena tak mau diputuskan, Jose yang juga merupakan sopir taksi online Grab Car ini mencari alasan agar bisa menginap di apartemen Saori. Akhirnya Jose berhasil membujuk Saori. Keduanya pun tinggal di salah satu kamar apartemen Kalibatacity.

“Ya akirnya oleh teman saya dikasih,” ujar Even kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (22/10/2016).

Even melanjutkan, bukannya baik, Jose malah berbuat ulah. Entah kenapa, saat dia lapar dan tak menemukan makanan yang dicari, pria itu langsung mengacak acak perabotan di apartemen Saori.

Saori yang mengetahui hal itu langsung marah sembali menampar pipi pacarnya. Namun, Jose malah meledek perempuan itu dengan sebutan pelacur. Tidak hanya kekerasan verbal, Jose juga melakukan kekerasan fisik, dia menampar dan memukul wajah Saori hingga babak belur.

“Temen saya langsung minta bantuan ke security untuk menangkap pelaku untuk kemudian dipolisikan,” kata Even.

Sementara itu, polisi sudah menetapkan Jose sebagai tersangka dalam kasus penganiyayaan terhadap Saori. Jose ditangkap tak lama setelah kasus penganiyayaan di Apartemen Kalibata City, Kamis (20/10/2016) lalu.

“Pelaku dijerat dengan pasal 352 KUHP tentang penganiyayaan,” ujar Kapolsek Pancoran, Kompol Aswin kepada Kriminalitas.com.

Aswin menuturkan, dari pemeriksaan CT Scan diketahui bahwa korban mengalami luka parah di wajahnya. Salah satunya patah tulang di hidung dan pendarahan di leher.

“Selain itu, korban juga mengalami trauma akibat kejadian ini,” tutur Aswin.

Kini, Jose harus meringkuk di Rutan Polsek Pancoran. Ia terancam kurungan minimal tujuh tahun penjara.