Calon Independen Butuh 70.020 E-KTP untuk Maju pada Pilkada 2018

0
155

Calon perseorangan atau independen yang maju pada pemilihan kepala daerah (pilkada) Kabuaten Ciamis harus mengumpulkan 70.020 KTP dukungan. Diperkirakan jumlah pemilih tetap mencapai 1,1 juta orang, lebih banyak dibandingkan pilkada sebelumnya sebanyak 933.595 pemilih.

“Jumlah KTP dukungan untuk calon independen sudah ditetapkan yakni 7,5 persen dari DPT (daftar pemilih tetap). Berdasar kalkulasi, calon yang maju melalui jalur independen harus mengantongi 70.020 KTP dukungan,” tutur Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ciamis Kikim Tarkim, Minggu 25 Desember 2016.

Dia mengungkapkan, Pilkada Ciamis bakal berlangsung serentak dengan pelaksanaan Pemilihan Gubernur Jawa Barat. Pendaftar calon perseorangan harus menyerahkan formulir dukungan dilampiri fotokopi e-KTP pada November-Desember 2017.

“Tentunya KPU juga akan melakukan validasi dokumen e-KTP ersebut. Kami juga memahami saat ini masih banyak yang belum memiliki fisik e-KTP akan tetapi sudah melakukan perekaman. Untuk itu, dibutuhkan bukti dukungan berupa surat keterangan yang dikeluarkan Disdukcapil,” katanya.

Anggaran untuk pilkada serentak di Ciamis yaitu Rp 33,9 miliar. Jumlah tersebut didapat dari hasil proses verifikasi bersama dengan KPU Provinsi Jawa Barat setelah sebelumnya mengajukan anggaran sebesar Rp 54 miliar. Beberapa mata anggaran yang sama disatukan sehingga anggaran berkurang.

“Anggaran tersebut lebih besar dibandingkan ketika Pilkada tahun 2013 sebesar Rp 26 miliar. Ada kenaikkan standar honorarium petugas penyelenggara PPK dan PPS. Apabila tidak ada pilkada serentak dengan pemilihan gubernur Jabar, anggaran lebih besar lagi,” tutur Kikim.

Berdasarkan perolehan 12 kursi di DPRD Ciamis, hanya PDI Perjuangan yang dapat mengajukan calon secara mandiri. Sedangkan partai politik lainnya harus berkoalisi dengan partai lain untuk memenuhi persayaratan sebanyak 20 persen dari total 50 persen kursi di DPRD.