Cagub DKI Wajib Ikut Debat Terbuka KPU, Ini Sanksinya Bila Absen

0
201

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI, Dahliah Umar, menegaskan untuk kegiatan debat kandidat yang diselenggarakan KPU DKI pada 13 Januari, 27, Januari, 10 Februari, wajib dihadiri oleh setiap Cagub-cawagub DKI Jakarta.

Pasalnya, tanggal-tanggal yang telah ditetapkan KPU DKI merupakan hasil dari rapat-rapat koordinasi dengan setiap tim kampanye pasangan calon.

“Ini yang 13,27,10 wajib dihadiri seluruh paslon. Rapat sekian kali merumuskan sampai detail saya rasa tidak ada alasan pasangan calon tidak hadir,” kata Dahliah, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/1/2017).

Adapun paslon yang tidak hadir dalam kegiatan debat, KPU DKI meminta alasan tidak hadirnya paslon haruslah krusial.

“Harus ada alasan tertulis, misalnya sakit atau tiba-tiba meninggalkan Jakarta, hal yang betul-betul urgent Kalau tidak ada maka akan ada sanksi,” ucap Dahliah.

Sanksi yang diberikan KPU DKI tidak tanggung-tanggung, Dahliah menyebut sanksi berupa iklan yang di fasilitasi KPU DKI tidak akan ditayangkan.

“Misalnya iklan layanan masyarakat yang menjadi hak mereka dan difasilitasi oleh KPI tidak akan kami tayangkan jadi kerugiannya sangat-sangat besar,” jelasnya.

Pihaknya berharap, pada debat nanti tiga pasangan calon DKI yakni, Agus Harimurti Yudhoyono -Sylviana Murni, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Djarot Saiful Hidayat, Anies Baswedan – Sandiaga Uno, dapat hadir mengikuti serangkaian debat kandidat.

“Saya kira kami berharap 3 Pasangan calon datang semua,” tandasnya.