Benarkah Harus Membuka Baju di Seleksi Calon Pramugari Maskapai ?

0
183

Pramugari jadi pekerjaan yang paling diincar oleh banyak perempuan, sebagai salah satu pekerjaan favorit.

Bisa berkeliling ke berbagai daerah, hingga ke berbagai negara di dunia. Tidak mengeluarkan biaya, tapi mendapatkan bayaran.

Pekerjaan ini jadi impian kaum muda yang mengidam-idamkan bisa menjelajah dunia. Eit, tapi seleksi ketat juga harus dilalui.

Baru-baru ini seleksi untuk menjadi pramugari jadi berita heboh. Karena ternyata menerapkan seleksi yang sangat tak biasa.

Seperti dilaporkan MMO yang dilansir worldofbuzz, seleksi wawancara untuk pramugari maskapai Malindo Air pada 11 Maret lalu mendapatkan banyak keluhan.

Terutama dalam seleksi fisik yang ternyata harus melepas pakaian bagian atas, hingga bra.

Menurut pihak maskapai, hal ini merupakan prosedur yang normal. Namun para calon pelamar mengatakan hal tersebut sebagai sesuatu yang konyol dan menjijikkan.

Kabar ini langsung membuat maskapai lain yang ada di Malaysia ikut geram. Staf kabin, Sharifah Muhazlisa Syed Mohd Bakar, 42 tahun mengatakan “Yang mengenakan lengan panjang biasanya diminta menyingsingkan lengan hanya untuk memeriksa bekas luka dan tato”.

“Petinggi maskapai harusnya tau akan hal ini,” tambahnya.

Pramugari Air Asia yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “Ketika seleksi biasanya ditanya apa punya tato atau bekas luka, tapi tidak disuruh untuk buka baju. Air Asia juga tak keberatan dengan pramugari yang memiliki tato atau bekas luka, selama masih bisa ditutupi seragam,” lontarnya.

Sementara itu Direktur Malindo Air, Raja Sa’adi Raja Amrin mengatakan, “Hak pemberi kerja untuk mendapatkan pramugari dengan kualitas baik”.

Dia menambahkan pemeriksaan badan bagian atas calon pramugari diperlukan untuk keperluan seragam Malindo Air.

Yakni blus putih atau kebaya putih yang dipadu dengan korset, sehingga harus dipastikan apakah calon pramugarinya memiliki tanda di badan.

“Ini bukan masalah, kami memiliki hak untuk melakukan pemeriksaan tubuh. Saya pikir sebagian besar maskapai melakukan hal yang sama”.

“Kita perlu melihat apakah pelamar memiliki bekas luka, jerawat, atau tato yang bisa terlihat ketika mengenakan seragam pramugari”.

“Jika memang tertutup dengan korset ya tidak apa-apa”.

Raja Sa’adi menambahkan jika kaki dari calon pramugari Malindo Air juga harus bebas dari bekas luka.

Karena rok dari seragam yang dikenakan memiliki belahan yang tinggi.

“Kita perlu tahu apakah ada bekas luka atau tanda di kaki, yang akan terlihat ketika berjalan”.

“Belahan akan disesuaikan sedemikian rupa, agar pramugari bisa bergerak dengan leluasa, terutama dalam keadaan darurat”.