Aksi Saling Lapor ke Polisi Ancam Demokrasi di Indonesia

0
205

Perbuatan saling lapor masyarakat ke penegak hukum tengah menjadi fenomena baru masyarakat Indonesia saat ini. Meski merupakan bagian dari euforia demokrasi, namun fenomena ini justru membuat masyarakat menjadi takut dan resah.

“Menurut saya ini tidak positif dari perspektif di masyarakat kita. Dengan banyaknya yang ditersangkakan membuat masyarakat resah atau takut dalam menyampaikan pandangan padahal demokrasi tetap perlu padangan berbeda,” jelas Sosiolog dari Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Musni Umar

Menurut Musni maraknya saling lapor juga mengancam tatanan demokrasi di Indonesia. Pasalnya setiap ada perbedaan pandangan maupun kritik menjadi tidak dapat diterima dengan arif dan bijaksana.

“Perlu diketahui satu-satunya yang masih tersisa di negara kita ini ya itu keterbukaan demokrasi. Kalau kayak gini terus ya terancam, (demokrasi) mengalami kemunduran,” tegas Musni.

Untuk mengatasi fenomena ini, Musni meminta perlu kembali ditingkatkan dialog komunikasi yang santun dari elit politik hingga masyarakat biasa. Ia juga meminta tokoh-tokoh politik harus berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan dalam setiap pidatonya. Pilihan kata juga harus diperhatikan sehingga tak menyinggung orang lain.

“Jangan sampai menyerempet masalah-masalah yang sebetulnya dia sendiri maupun orang lain nggak mengerti,” tukasnya.