Berusaha kabur pelaku sodomi belasan acak di Paluta dibumbuhi timah panas

Merdeka.com – Telah usai sudah pelarian SH, pelaku sodomi terhadap 12 anak di Padang Lawas Utara (Paluta), Sumut. Dia ditangkap polisi di kawasan Sipirok, Tapanuli Selatan (Tapsel), Jumat (16/3) dinihari.

SH dilaporkan melakukan perlawanan saat disergap. Petugas pun terpaksa menembak kakinya.

Berdasarkan informasi didapat, SH melarikan diri setelah perbuatannya terbongkar, Sabtu (3/3). Saat itu tetangganya, RL (49), curiga dengan perilaku putranya, MAHS (9), yang mengeluh sakit pada bagian pembuangannya. Setelah ditanya bocah itu mengaku telah disodomi SH.

RL melaporkan SH ke polisi. Petugas kemudian bergerak mencari pria itu. Namun, dia sudah kabur bersama istri dan ketiga anaknya. Selain MAH masih ternyata masih ada korban lainnya. Jumlah korban bahkan mencapai belasan orang anak.

Belakangan SH terpantau berada di kawasan Sipirok. Dia langsung disergap. Tersangka melakukan perlawanan sehingga kita terpaksa melakukan tindakan tegas terukur ke kaki kanannya,” ucap Kasat Reskrim Polres Tapsel, AKP Ismawansa.

SH kemudian diboyong ke Mapolres Tapsel untuk menjalani pemeriksaan. “Saat dinterogasi, SH mengakui perbuatannya,” sambung Ismawansa.

Kepada polisi, SH mengaku sudah menyodomi 12 bocah laki-laki. “Pengakuannya ada 12 orang korbannya. Tapi dugaan kita lebih dari 12,” ungkapnya.

Berdasarkan pemeriksaan, SH melakukan aksinya dengan modus mengajak para korbannya keliling kampung. Usai diajak berkeliling, para korban pun dibawa ke pematang sawah. “Di pematang sawah itulah, korban disodomi pelaku,” ucapnya.

Usai melampiaskan nafsu bejatnya, SH memberikan sejumlah uang kepada korban. “Dia juga mengancam korbannya supaya tidak cerita kepada siapa pun,” ujar Ismawansa.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *