200 Massa FPI sebut bakal demo didepan kantor majalah Tempo siang ini

Detikfokus.com – Jajaran Polda Metro Jaya akan mengamankan kantor redaksi majalah Tempo yang berada di Palmerah, Jakarta Barat. Pengamanan itu dilakukan karena berlangsungnya unjuk rasa yang akan dilakukan oleh massa Front Pembela Islam (FPI).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pengamanan tersebut juga dilakukan usai perwakilan FPI melayangkan surat izin melakukan kegiatan aksi unjuk rasa kepada pihak kepolisian.

“Sudah kami terima pemberitahuan. Tentu kami akan amankan,” katanya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (16/3).

Dalam aksi tersebut, massa akan dimulai dari rute titik kumpul markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat. Lalu akan menuju ke lokasi kantor majalah Tempo.

“Kita turunkan personel untuk mengawal jalannya aksi dari Petamburan hingga kantor Tempo,” sebutnya

Meskipun demikian, Argo tak menjelaskan secara rinci jumlah anggota yang akan dikerahkan untuk mengawal aksi unjuk rasa itu. Dia hanya menjelaskan pasukan pengamanan yang diturunkan disesuaikan dengan jumlah massa yang berunjuk rasa.

“Dari surat pemberitahuan aksi yang telah diterima dengan estimasi massa yang akan berunjuk rasa berjumlah 200 orang. Yang jelas jumlah personel kita menyesuaikan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, Humas Persaudaraan Alumni 212 dan anggota FPI Novel Bamukmin membeberkan akan menggelar aksi unjuk rasa di kantor redaksi majalah Tempo. Aksi itu dilakukan atas karikatur seorang perempuan dengan lelaki bersorban yang diterbitkan pada 26 Februari 2018.

Menurut Novel, karikatur tersebut menghina pemimpin mereka, Habib Rizieq Shihab, dan juga ulama secara umum. Meskipun majalah Tempo tak merujuk siapa orang yang digambarkan dalam karikatur laki-laki bersorban dan berbaju gamis tersebut.

“Tempo jelas dalam karikatur itu, melukiskan kostum ulama bergamis, berimamah serta berserban dan di depannya wanita berpakaian tidak sopan. Gambar itu saja tak bisa diterima, karena haram umat Islam berduaan dengan perempuan bukan mahramnya,” ujar Novel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *