Gotong Toapekong saat perayaan Cap Go Meh warga sekitar Terganggu

Detikfokus.com – Perayaan Cap Go Meh di Glodok, Jakarta Barat, Minggu (4/3), berlangsung meriah dengan diisi berbagai macam kesenian. Tentunya kebudayaan masyarakat Tionghoa tak luput menjadi daya tarik masyarakat seperti pertunjukan barongsai. Dalam perayaan ini ada juga tradisi Gotong Tepekong, atau Toa Pe Kong, prosesi memanggul seperti kursi-kursi yang dianggap membawa arwah.

Pantauan awak media, puluhan klenteng mini itu diarak dan dibawa oleh para warga keturunan Tionghoa. Maksud daripada prosesi ini adalah untuk membuang sial.

Sewaktu arak-arakan berjalan melewati jembatan penyeberangan, banyak yang meneriaki orang yang tengah berjalan di atas jembatan. Sorak-sorai bernada kesal ditujukan kepada setiap orang yang berusaha melintas di jembatan tepat di atas jalur jalannya Toa Pe Kong.

“Wooo, minggir,” teriak warga dengan kesal. Maka dari itu, diberikan ruang beberapa meter di jembatan penyeberangan yang tak boleh dilewati.

Edo (40), salah seorang warga keturunan Tionghoa, menjelaskan, dalam prosesi ini dianggap sakral. Arak-arakan tersebut haram jika dihalangi jalurnya meski tak berada di depannya langsung. Dia menyebut dalam kelenteng kecil itu, membawa arwah leluhur.

“Ada roh gitu, jadi enggak boleh dilangkahi,” kata dia ditemui di lokasi.

Dia percaya bahwa yang menggerakkan klenteng kecil itu bukanlah tangan manusia. Melainkan, arwah yang dipercaya berada di atas klenteng yang menyerupai kursi itu. Karena itu tak boleh manusia melintas atau mengganggu.

“Arak-arakan arwah, enggak boleh (orang di atas),” ucapnya.

Dalam karnaval ini, panitia menyediakan 24 mobil besar yang berkonvoi dari depan LTC Glodok melewati Jalan Hayam Wuruk. Tak hanya perayaan ala Tionghoa, berbagai macam kesenian nusantara turut memeriahkan acara.

Sejumlah tokoh nasional hadir seperti Menko PMK Puan Maharani, Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Anggota Wantimpres Agum Gumelar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *